Sabtu, 07 September 2013

Teruntuk kamu


Hai kamu yang tercantik, ...... sudah cukup lama aku sedikit mengagumimu. melihatmu, memandangmu, seakan-akan kamu bandul yang bergerak kekanan dan kekiri yang mampu menghipnotis jiwaku. Sudah cukup lama kita berada dalam 1 lingkungan ….., bertemu, tidak saling sapa, hanya saling memandang dengan mata.

Sekarang di waktu ini kamu membuat perasaanku gundah gulana, karena tingkah lakumukamu adalah seorang pertama …... yang pertama, berparas cantik yang ku kagumi berbagi senyummu ketika bertemu aku, dengan tingkahmu yang seperti itu, membuat rasa didada ini tak menentu. walau kutau dirimu menganggap itu hal yang biasa saja, tapi tidak denganku. kutau kau memang seorang yang friendly terhadap siapa pun. Berbagi keceriaan, ekspresif,  ketika kau sedang bercerita kepada teman-teman diwaktu senggang. Tapi ku senang bisa kenal dengan mu sekarang …… . bertemu, saling sapa. Tapi itu yang membuat perasaan ini tidak karuan. Tidak karuan ketika hendak menegur dan menatap wajah kamu sekarang, apa ini yang dinamakan jatuh cinta? Oh em ji…

Mungkin banyak aku-aku yang lain, berperasaan seperti ini kepada kamu atau mungkin juga tidak. Hanya sekedar analisaku saja :). itu hanya sedikit curahan rasa hati ini sekarang, api yang mulai ‘lagi’ berkobar tapi akankah akan tetap berkobar? Entahlah hanya diriku yang bisa menyikapinya. Oh iya kamu tau ketika kemarin ku berada di tanjakan cinta entah kenapa ku terbayang oleh nama, wajah, dan tingkah laku mu. Sudahlah aku bisa apa tuk memilikinya? Mungkin hanya angan belaka. spik! 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar